Resume 1
Selasa,5 Oktober 2010
Ali Mahmudin
STIE GICI Depok
Management
Konsep Dasar Sistem
Definisi Sistem
Menurut Gordan B. Davis
Sistem adalah seperangkat unsur-unsur yang terdiri dari manusia, alat, konsep dan prosedur yang di himpun menjadi satu untuk maksud dan tujuan bersama.
Menurut Raymond Mc. Leod
Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan.
Karakteristik Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.
Karakteristik system terdiri dari :
1. Komponen (component)
Komponen merupakan bagian – bagian yang terdapat dalam system yang mempunyai fungsi yang berbeda.
2. Lingkungan (environment)
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.
3. Batasan (boundary)
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.
4. Jalinan (interface)
Interface adalah titik interaksi antara dua sistem atau kelompok kerja. Dalam lingkungan manufaktur, interaksi dan koordinasi antara sejumlah kelompok kerja berkomunikasi rencana dan aktivitas pengendalian produksi. Interaksi ini bisa datang dalam bentuk jadwal, interaksi manusia, sistem komputer, atau media komunikasi lainnya. Antarmuka fisik adalah interkoneksi antara dua item dari perangkat keras.
5. Masukan (input)
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
6. Proses (process)
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lbih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
7. Keluaran (output)
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
8. Sasaran / tujuan (goal)
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
Klasifikasi Sistem
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
1. Atas dasar keterbukaan:
a. sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
b. sistem tertutup.
2. Atas dasar komponen:
a. Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
b. Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.
Konsep Dasar Informasi
Definisi data
Data adalah kumpulan huruf atau angka yang belum diolah sehingga tidak memiliki arti
Definisi informasi
Informasi adalah kumpulan data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan berarti bagi yang menerimanya.
Kualitas informasi
1. Akurat
2. Relavan
3. Tepat waktu
Nilai Informasi
1. Biaya mendafatkannya
2. Manfaat
Konsep Dasar Sistem Informasi
Definisi Sistem Informasi
Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi yang bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar